Bulu Mata Yang Jatuh

 

pada sepercik embun yang menempel pada mentari

berbuah rindu, tapi sayu

memudarkan deret-deret warna dan ingatan pada suatu waktu terliput malam

seharusnya ia terpudar …

berakhirlah kata-kata yang mengeja makna dan menggilir arti di tiap hurufnya menyayat larik-larik yang tergores pada kenangan kisah-kisah dalam kalimat panjang, tanpa jeda, tanpa titik akhir, tanpa kata-kata

. . . hanya bulu mata yang jatuh

bukan apa-apa.

(maret 21 ’07)

posted by A-eF (megalotus.multiply.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: